Pasker_ZhedeNK_125

Tampilkan postingan dengan label Pantun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantun. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Januari 2020

Pantun Anak

Pantun Anak

Pantun Anak
Pantun tidak hanya ditujukan untuk orang dewasa, seperti pantun anak ini. Dengan konten yang lebih ringan, pantun anak memiliki tujuan untuk memberi didikan dan menyampaikan pesan moral. Tentu contoh pantun ini haruslah mengandung hal yang menyenangkan untuk anak-anak dan pastinya menarik. Perhatikan contohnya dibawah ini

Kelinci kecil berlari-lari
Ditengah taman penuh bunga
Mendengar musik mari menari
Bersama teman penuh suka cita

Burung merpati burung cendrawasih
Hinggap di ranting rumah pak badu
Bersama adik bertukar kasih
Hidup bahagia tentram selalu

Angin sejuk di malam hari
Silir berganti meniupi apa saja
Ayah dan ibu memberi hati
Anak balas memberi segalanya

Anak manis cantik berdandan
Duduk sendiri sambil mengadu
Bermain komedi putar bersama teman
Sangat asik sampai lupa waktu

Durian runtuh nikmat rasanya
Dimakan bersama di tepi pantai
Liburan itu perlu tampaknya
Agar pikiran menjadi santai

Tupai kecil melompat kehutan
Bersama singa diteriakkan
Semua lagu adik dendangkan
Semua tari kakak lakukan

Kucing sembunyi di dalam karung
Tak tahan dengan busuknya bau
Adik lucu berhidung mancung
Tertawa geli di goda ibu

Burung elang menyapa angan
Memberi semangat walau secuil
Jangan sedih tidur sendirian
Agar mandiri sejak kecil

Jalan-jalan ke pasar sitra
Membeli dukuh manis rasanya
Mandi sendiri haruslah bisa
Agar tidak merepotkan bunda

Pergi berlibur ke pantai senggigi
Ombak di sana sangatlah tinggi
Mari adik belajar mandiri
Agar mudah sampai tua nanti

Share:

Pantun Kasih Sayang

Pantun Kasih Sayang

Pantun Kasih Sayang
Sesuai namanya juga, pantun berkasih-kasihan berisi cinta dan kasih sayang. Umumnya lagi, pantun ini sering digunakan oleh remaja melayu sebagai sarana mengungkapkan isi hati mereka. Karena erat kaitannya dengan hati, sehingga pantun ini cocok untuk kalangan remaja. Di bawah ini akan diberikan beberapa contoh pantun berkasih-kasihan.

Ember hijau berisi cucian
Indahnya bintang di langit malam
Berikan anak perhatian
Kelak tua kau kan di sayang

Indahnya pelangi di sore hari
Datang setelah badai
Cantik anggun rambut terurai
Selalu terkenang di dalam hati

Tampak cerah mentari pagi
Bersinar menerangi jagat raya
Hanya padamulah ku sandarkan hati
Jaga setia abadi selamanya

Lukisan indah terpampang di dinding
Menjadi sorotan banyak kalangan
Maukah kau ku ajak bersanding
Melewati bahtera kehidupan

Mawar merah mekar di taman
Semerbak mewangi aromanya
Janji setia seorang teman
Menjadi obat pelipur lara

Senja yang indah di sore hari
Tampak eksotis memikat hati
Kaulah bidadari yang ku nanti
Menemani ku sampai mati

Buah nanas buah kedondong
Rasa masam melilit perut
Berikan cinta dan sayang untuk semua orang
Kebahagian yang dirasakan tak akan luput

Padi merekah di tengah ladang
Bangunan megah di buat tukang
Cantik paras sedap di pandang
Ingin hati menyapamu sayang

Lebah kuning menari-nari
Bayi kecil sedang terlungkup
Berjanjilah sehidup semati
Bersamaku lewati sulitnya hidup

Pergi ke pasar membeli nanas
Jangan lupa menggosok gigi
Cinta suciku tak kau balas
Sedih di hati berhari-hari

Share:

Pantun Agama

Pantun Agama

Pantun Agama
Dari namanya, siapa saja sudah bisa membayangkan isi dari pantun jenis satu ini. Ya, pantun agama mengandung unsur kerohanian yang membahas tentang manusia terhadap penciptaNya. Hampir serupa dengan pantun nasihat, pantun agama juga berisi pesan moral. Namun, pantun agama lebih membahas unsur agama

Mahkota raja di ikat tali
Dilempar ratu kedalam kali
Tahta harta boleh kau cari
Tapi ingat tak di bawa mati

Bawa koran dari mekaki
Dari malam berlari-lari
Baca quran setiap hari
Gundah hilang tentramnya hati

Berjalan sendiri di malam hari
Bersama angin tetap ceria
Amalkan sunah dari para nabi
Hidup berkah penuh bahagia

Si manis beo hobinya terbang
Terbang gesit membawa angan
Bergaullah dengan orang sabar
Agar pahala dilipatgandakan

Berdoa dengan ikhlas agar terkabul
Heti tentram dan bermanfaat
Cintailah nabi dan rosul
Agar di akhirat mendapat syafaat

Hidung pesek seperti jambu
Tetap bersyukur pada pencipta
Alquran adalah jendela ilmu
Untuk semua umat muslim di dunia

Burung kutilang terbang di angkasa
Bersama teman dan anak-anaknya
Pandai-pandailah menghargai sesama
Karena wajib untuk semua umat beragama

Semut merah tebu di makan
Ulat bulu tampak menggeliat
Ilmu agama mari amalkan
Berkah dunia dan akhirat

Beli kacang lalu di tanamkan
Pantai indah putih berpasir
Jika makan harus dihabiskan
Agar tidak menjadi mubazir

Berlari-lari menggapai angan
Panas terik menjadi gerah
Ridho Allah di utamakan
Hidup bahagia penuh berkah
Share:

Pantun Jenaka

Pantun Jenaka

Pantun Jenaka
Seperti namanya pantun contoh pantun jenis ini memang mengandung unsur lucu dan tentunya menarik. Pantun jenis ini biasa digunakan untuk memberi hiburan kepada siapa saja yang mendengar atau membacanya. Terkadang, pantun jenaka juga berisi sindiran untuk masyarakat yang dikemas dengan ringan serta jenaka, ini dia nih contohnya.

Ke pasar cermai membeli kacang polong
Jatuh di jalan di injak petani
Jika tidak ingin menjadi ompong
Janganlah malas menyikat gigi

Jalan-jalan ke pantai cemara
Melihat nelayan berkacamata
Masa muda jangan banyak tertawa
Nanti gigi garing tak tersisa

Sajadah hitam harum baunya
Dipakai selalu untuk alas berdoa
Jatuh terpental tiada rasa
Malu sendiri akibatnya

Burung gagak terbang perkasa
Mengitari langit tiada batasnya
Melihat mantan bahagia
Bergandengan dengan pacar barunya

Rambut berantakan tak pernah di sisir
Orang melihat tertawa kesenangan
Pengangguran berserakan seperti pasir
Kurang usaha dan keterampilan

Mimpi hanya menjadi angan
Selalu puas dengan hasilnya
Aku memang tak tampan
Tapi banyak yang suka karena kaya

Air garam jangan di minum
Nanti di gigit burung gagak
Gigi palsu lepas di depan umum
Semua orang tertawa terbahak-bahak

sumber:https://www.romadecade.org/contoh-pantun/#!
Share:

Pantun Nasehat

Pantun Nasehat

Pantun Nasehat
Pantun nasehat pada dasarnya bertujuan untuk menyampaikan nilai-nilai moral. Berisi imbauan untuk masyarakat, pantun nasehat sering kali ditemukan ditengah-tengah masyarakat. Pantun nasehat yang berisi anjuran dan mendidik juga sering digunakan di dunia pendidikan. Beberapa contoh pantun nasehat yaitu sebagai berikut:

Pergi belanja ke pasar Wijahan
Tidak lupa membeli kedondong masam
Jagalah selalu kebersihan lingkungan
Agar hidup sehat nan tentram

Nenekku ahli meramu jamu
Dibuatnya ramuan dari resep rahasia
Janganlah kau bosan menuntut ilmu
Agar hidup tetap berguna sampai tua

Setiap pagi bunga ku rangkai
Di pot bunga agar terlihat mata
Jangan kau suka membuang sampah ke sungai
Nanti bisa meluap dan banjir akibatnya

Membuat manisan dari buah salak
Dijual dengan macam-macam harga
Jadi anak berbaktilah pada ibu bapak
Agar kelak bisa masuk surga

Kelinci kecil berwarna abu
Berlari-lari dengan ceria
Teruslah menuntut ilmu
Agar bahagia di masa tua

Bunga mawarku habis dimakan ulat
Setelah dilihat ternyata ulat bulu
Berusahalah dengan giat
Maka kesuksesan akan menantimu

Sofa empuk  berwarna jingga
Beli ayam dengan lalapan
Masa muda harus bekerja
Agar bahagia dan berkecukupan

Berenang-renang dua ekor itik
Pada sore yang indah di hari selasa
Jadilah anak yang berbudi baik
Selalu membantu kepada sesama

Membeli baju bergambar waru
Pulangnya mampir membeli kelapa
Masa muda banyaklah membaca buku
Agar tak sia-sia di masa tua

Burung merpati terbang tinggi
Di langit yang indah nan menawan
Jika ingin bersihnya hati
Jangan suka menggunjing teman

Share:

Apa itu pantun?

Apa Saja Ciri-Ciri Dari Pantun?

Contoh Pantun
Pantun merupakan puisi lama yang masih sangat digemari yang memiliki ciri-ciri sangat khas, sehingga sangat mudah dikenali. Pantun memiliki 4 baris yang terdiri dari 2 sampiran dan 2 isi. Inilah yang membuat pantun unik dan dijadikan sebagai media hiburan, informasi, bahkan sindiran. Nah, ciri-ciri pantun adalah sebagai berikut:
  • Tiap baitnya terdiri dari 4 baris. Jika prosa menyebut paragraf pada setiap kalimatnya, beda dengan pantun. Dalam puisi lama ini biasanya selalu terdiri dari 4 baris. Kemudian barisan kata dalam pantun disebut dengan sebutan larik sehingga sangat mudah mengenali jika ada contoh pantun seperti ini.
  • Memiliki suku kata 8-12 pada setiap barisnya. Pada zaman dahulu, umumnya pantun tidak pernah dituliskan. Pantun biasanya disampaikan langsung secara lisan. Karena harus singkat dan padat, itu mengapa dalam pantun hanya terdiri dari 8-12 suku dan tidak lebih.
  • Memiliki sampiran dan isi. Ini dia ciri pantun yang sangat khas dan kental. Yakni memiliki sampiran dan isinya, biasanya sampiran terdapat di baris pertama dan kedua. Kemudian isi berada di baris ketiga dan keempat. Sampiran berisi pengantar untuk menjelaskan isi dibawahnya, hal ini akan sangat mudah di ingat.
  • Berima a-b-a-b atau a-a-a-a. Rima adalah kesamaan bunyi pada di akhir kata dalam sebuah pantun atau puisi. Puisi lama memang sangat kental dengan rima, tak terkecuali pantun. Untuk pantun sendiri sangat khas dalam rimanya yakni memiliki formasi a-b-a-b.
Namun ada juga yang berima a-a-a-a sehingga dalam 4 barisnya memiliki kesamaan bunyi. Ini berarti dalam rima a-b-a-b ada bunyi yang sama antara baris pertama dengan baris ketiga kemudian baris kedua dengan baris keempat. Ini membuat sampiran dan isi selalu memiliki kesamaan bunyi.

sumber:https://www.romadecade.org/contoh-pantun/#!

Share:

Subcribe Us

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support